Tampilkan postingan dengan label sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sejarah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Februari 2014

Berdirinya "THE BLACK YELLOW SCOUT"

The Black Yellow Scout itulah panggilan keren dari pramuka SMP N 1 GONDANGLEGI (SPENSAGI). Pramuka di SPENSAGI sebenarnya sudah lama sekali berdiri, tapi sempat vakum beberapa saat. Tapi dimulai dari ditawarinya Kak Nanda dan temannya yang notabene adalah alumni dari SPENSAGI sendiri menjadi pelatih pramuka oleh Kepala Sekolah yang waktu itu adalah Bapak Eddy Rahardjo, M.Si. Pada waktu itu ternyata teman Kak Nanda tidak bisa untuk ikut melatih karena kesibukannya. Yang pada akhirnya Kak Nanda mengajak Kak Elis yang juga alumni dari SPENSAGI untuk menggantikannya. Puji syukur….. tepatnya pada tanggal 18 April 2008, Kak Nanda dan Kak Elis resmi menjadi pelatih pramuka SPENSAGI yang pembina gugusnya waktu itu adalah Bapak Drs. Anshori (Alm). Dan pada tanggal itu pun yang dijadikan tanggal dimana pramuka SPENSAGI lahir kembali. Setelah berjalan beberapa waktu, di rasa pramuka SPENSAGI kurang lengkap tanpa adanya pelatih putra. Dan pada bulan juli Kak Nanda dan Kak Elis mengajukan pada Kepala Sekolah untuk menambah 1 pelatih putra dan mengajukan nama Kak Andik didalamnya yang notabene juga alumni dari SPENSAGI. Ternyata Kepala Sekolah menyetujui, dan bergabunglah Kak Andik dalam keluarga pramuka SPENSAGI. Istilah The Black Yellow Scout adalah karena pramuka kita SPENSAGI yang selalu identik menggunakan atribut berwarna hitam dan kuning. Pemilihan warna tersebut juga memiliki arti yakni kuning adalah kejayaan dan hitam adalah keabadian. Sehingga harapannya adalah The Black Yellow Scout kejayaannya akan terus abadi. The Black Yellow Scout juga memiliki banyak kebanggaan yang digagas oleh 3 pelatih yakni Kak nanda, Kak Elis, dan Kak Andik. Ciri khas yang selalu menggunakan atribut hitam dan kuning sehingga di sebut dengan The Black Yellow Scout. Nama pangkalan Ir. Soekarno – Fatmawati. Nama regu putra Rajawali dan putri Matahari yang disingkat (Pratu Rajata-Rajati) Maskot dengan gambar Lebah Lambang pramuka Spensagi yang bergambarkan Burung Rajawali yang melebarkan sayapnya dan didadanya terdapat bunga Matahari.

Rabu, 27 Agustus 2008

SEJARAH PRAMUKA

Gerakan Pramuka atau Kepanduan di Indonesia telah dimulai sejak tahun 1923 yang ditandai dengan didirikannya (Belanda) Nationale Padvinderij Organisatie (NPO) di Bandung. Sedangkan pada tahun yang sama, di Jakarta didirikan (Belanda) Jong Indonesische Padvinderij Organisatie (JIPO).Kedua organisasi cikal bakal kepanduan di Indonesia ini meleburkan diri menjadi satu, bernama (Belanda) Indonesische Nationale Padvinderij Organisatie (INPO) di Bandung pada tahun 1926. Pendirian gerakan ini pada tanggal 14 Agustus 1961 sedikit-banyak diilhami oleh Komsomol di Uni Soviet.

PRAMUKA

Gerakan Pramuka Indonesia adalah nama organisasi pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan yang dilaksanakan di Indonesia. Kata "Pramuka" merupakan singkatan dari Praja Muda Karana, yang memiliki arti Orang Muda yang Suka Berkarya.
"Pramuka" merupakan sebutan bagi anggota Gerakan Pramuka, yang meliputi; Pramuka Siaga (7-10 tahun), Pramuka Penggalang (11-15 tahun), Pramuka Penegak (16-20 tahun) dan Pramuka Pandega (21-25 tahun). Kelompok anggota yang lain yaitu Pembina Pramuka, Andalan Pramuka, Korps Pelatih Pramuka, Pamong Saka Pramuka, Staf Kwartir dan Majelis Pembimbing.
Sedangkan yang dimaksud "Kepramukaan" adalah proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan di luar lingkungan keluarga dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis yang dilakukan di alam terbuka dengan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan, yang sasaran akhirnya pembentukan watak, akhlak dan budi pekerti luhur. Kepramukaan adalah sistem pendidikan kepanduan yang disesuaikan dengan keadaan, kepentingan dan perkembangan masyarakat dan bangsa Indonesia.
SPENSAGI SCOUT © 2008 Template by:
SkinCorner