Spensagi akan kembali hadir dalam SOS.COM II yang
diselenggarakan oleh Ambalan SMA N 1 Bululawang. Kegiatan ini sudah menjadi
ajang langganan bagi Spensagi untuk diikuti, mulai dari Gelora wabata hingga
beralih nama menjadi SOS.COM. Apalagi kilas balik Spensagi dalam ajang
sebelumnya tidak pernah pulang dengan tangan kosong, membuat momentum dan semangat
untuk berpartisipasi dalam ajang ini semakin besar. Namun demikian Spensagi
tidak bisa lengah dan terlena dengan prestasi sebelumnya yang berhasil
ditorehkan, tetap harus berkorban dan berjuang untuk bisa menjadi yang terbaik
apalagi mengingat semakin bertambah tahun kompetisi ini semakin meningkat level
dan semakin diminati oleh regu – regu berprestasi dari berbagai penjuru daerah.
Pertanda bahwa semakin berat lawan yang dihadapi membuat Spensagi harus semakin
termotivasi untuk terus menempa diri. Persiapan secara dini harus dilakukan
lebih matang, meskipun tahun ini persiapn untuk peserta kusus kompetisi harus
mundur karena banyaknya aktifitas sekolah yang tidak bisa ditinggalkan. Kendati
demikian tidak menyurutkan Spensagi untuk bersiap dan harus siap, perlu pasang
strategi dan teknik yang baik agar efektifitas dan efisiensi dalam latihan
dapat maksimal (apalagi Pembina tidak bisa 100% turun lapangan mengingat
kesibukan akan pekerjaan yang harus dipertanggungjawabkan). Pemilihan pasus
(pasukan kusus alias regu inti) harus bisa lebih selektif, tentu ini bukan hal
mudah karena tidak semua anggota didalamnya bisa di ajak bekerja sama, banyak
hal yang menjadi pertimbangan pembina mulai kualitas SDM, minat dan bakat serta
loyalitasnya. Diharapkan dengan batas – batas yang sudah menjadi standarisasi
ini mampu menopang prestasi pramuka Spensagi (setidaknya bertahan).
Sabtu, 11 Januari 2014
MACAM - MACAM SANDI PRAMUKA
Sandi adalah sebuah kata dalam bahasa sansekerta yang kira-kira artinya
adalah rahasia;menyembunyikan. Dalam kamus besar bahasa Indonesia kata
persandian yang berasal dari kata dasar sandi adalah rahasia atau
kode; definisi sinonimnya dalam bahasa Inggris cryptography, yang
berarti pengetahuan, studi, atau seni tentang tulisan rahasia. Berikut ini merupakan sandi-sandi yang saya ketahui:
Sandi Morse:
Penemu kode/sandi morse bernama SAMUEL F B MORSE yg berkebangsaan
AMERIKA. kode morse disampaikan dng menggunakan: peluit, radio, asap,
lampu, telegraf, dan arus listrik unt membedakan titik dan strip
digunakan perbandingan 1:3 (1 unt titik dan 3 unt strip). pd thn 1837
penggunaannya masih terbatas yg digunakan dng sistem telegraf dan baru
di terima di seluruh dunia pd thn 1851.
Contoh sandi morse:
---------------------------------------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------------------------------------
Sandi Semaphore:
Semaphore adalah suatu cara untuk mengirim dan
menerima berita dengan menggunakan bendera, dayung, batang, tangan
kosong atau dengan sarung tangan. Informasi yang didapat dibaca melalui
posisi bendera atau tangan. Namun kini yang umumnya digunakan adalah
bendera, yang dinamakan bendera semaphore. Pengiriman sandi melalui
bendera semaphore ini menggunakan dua bendera, yang masing-masing
bendera tersebut berukuran 45 cm x 45 cm. Bentuk bendera yang persegi
merupakan penggabungan dua buah segitiga sama kaki yang berbeda warna.
Warna yang digunakan sebenarnya bisa bermacam-macam, namun yang lazim
digunakan adalah warna merah dan kuning, dimana letak warna merah
selalu berada dekat tangkai bendera. semaphore biasa diterapkan sebagai
salah satu keahlian yang harus dimiliki dalam kegiatan pramuka. Berikut ini merupakan contoh gambar:
Sandi Rumput:
Berikut ini merupakan contoh gambar:
---------------------------------------------------------------------------------------------------
Sandi Abjad:
Sandi Abjad adalah sandi yang hurufnya dibaca dari arah belakang/terbalik.
Contoh:
Kunci = A-Z
CONTOH : KIZNFPZ RMWLMVHRZ
ARTINYA : PRAMUKA INDONESIA
---------------------------------------------------------------------------------------------------
Sandi Angka:
Sandi Angka adalah Sandi yang memakai kode angka. Seperti terlihat gambar di bawah ini:
CONTOH : 3.0.18.0 3.0.17.12.0 15.17.0.12.20.10.0.
ARTINYA : D A S A D A R M A P R A M U K A.
---------------------------------------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------------------------------------
Label:
Tekspram
Sabtu, 04 Januari 2014
My School
SMP N 1 Gondanglegi resmi di buka pada tanggal 01 April 1987
oleh Gubernur Jawa Timur yaitu Bapak Wahono, Kepala nDaerah Tingkat 1. Kepala
Sekolah pertama yang menjabat kala itu adalah Ny. Retno Astuti, terhitung mulai
bulan Oktober 1985 hingga bulan Juli 1991. Dan pada saat SMP N 1 Gondanglegi
masih terdiri dari 10 ruang dengan jumlah siswa angkatan pertama sejumlah 132 siswa.
Dari masa ke masa SMP N 1 Gondanglegi berupaya meningkatkan kualitas dan
kuantitasnya baik guru maupun siswa. Selama upaya tersebut dilakukan SMP N 1
Gondanglegi banyak mengalami masa transisi Kepala Sekolah.
Berikut adalah daftar nama Kepala Sekolah yang pernah
menjabat di SMP N 1 Gondanglegi,
- Kosdoe Adi Pratomo (Juli 1991 – April 1993)
- Kresno Hartono (April 1993 – Januari 1995)
- Dra. Sumijati (Januari 1995 – September 2001)
- Djoko Sundjoto, BA (September 2001 – September 2006)
- Samsul Bahri S, S.Pd, M.Si. (September 2006 – November 2006)
- Eddy Rahardjo, M.Si. (November 2006 – Juli 2011)
- Drs. Suprianto, M.Pd. (Juli 2011 – Sekarang)
Dari
Kepala Sekolah terdahulu hingga sekarang SMP N 1 Gondanglegi banyak mengalami
perubahan dan kemajuan. Terakhir pada periode kepemimpinan Bapak Drs.
Suprianto, M.Pd ini, Beliau banyak memberikan kontribusinya mulai dari rehab
gedung, Revitalisasi program hingga menjadikan SMPN 1 Gondanglegi sebagai
sekolah berbasis lingkungan atau lebih di kenal dengan sebutan sekolah
Adiwiyata. Tentu saja menjadikan sekolah berbasis Adiwiyata bukanlah perkara
mudah, perlu adanya kerja sama dengan semua warga sekolah. Dalam setiap
kesempatan Beliau sering menyampaikan kepada seluruh warga sekolah baik Guru,
Staf, Siswa maupun warga kantin untuk berpartisipasi penuh dalam menjaga,
merawat, melestarikan lingkungan sekolah agar tetap nyaman, indah, sejuk, asri
dan bebas dari sampah baik plastik ataupun yang lain. Dalam waktu dekat sekitar
bulan maret SMP N 1 Gondanglegi akan mengikuti penilaian Sekolah Adiwiyata
Tingkat Provinsi.
Doakan sobat semoga SMP N 1 Gondanglegi lulus dalam penilaian
tersebut.
Label:
Profile
Kamis, 02 Januari 2014
BIVAK
Bivak
Materi penunjang pembuatan bivak adalah :
- Dari bahan alam , seperti pepohonan (dahan, ranting dan daun) batu- batu, gua dan sebagainya.
- Dari bahan buatan, seperti jas hujan, ponco, fly sheet atau parasut
Bivac Berdasarkan Jenis
- Bivac Alam Bivac jenis ini dibuat dengan memanfaatkan sumberdaya alam di sekitar. seperti menggunakan dedaunan sebagai atap, dinding ataupun alas. memanfaatkan akar-akaran maupun kulit pohon sebagai tali pembuat bivac, bentuk lain dari alam juga dapat digunakankan sebagai bivak seperti gua, lekukan tebing atau batu yang cukup dalam, lubang - lubang dalam tanah dan sebagainya. Apabila memilih gua, kita bisa memastikan tempat ini bukan persembunyian satwa. Goa yang akan ditinggali juga tak boleh mengandung racun. Cara klasik untuk mengetahui ada tidaknya racun adalah dengan memakai obor. Kalau obor tetap menyala dalam gua tadi artinya tak ada racun atau gas berbahaya di sekitarnya.
- Bivac Semi buatan Bivac jenis ini dibuat dengan menggunakan bahan-bahan buatan industri yang digabungkan dengan bahan bahan alami. seperti menggunakan ponco sebagai atap dan beberapa akar gantung sebagai tali. menggunakan dedaunan sebagai atap dan menggunakan ponco sebagai dinding atau pun menggunakan ponco sebagai atap dan dadaunan sebagai dinding juga merupakan bivac semi buatan atau dapat di sebut sebagai Bivac semi alam.
- Bivac Buatan Bivac jenis ini merupakan bivac yang di buat menggunakan bahan-bahan buatan atau bahan industri, seperti membuat bivac menggunakan ponco dengan memanfaatkan tali rafia sebagai bahan penunjangnya. bivac buatan dapat didirikan menggunakan bahan lainnya seperti plastik, parasut deklit, kain, dll.
Pemilihan tempat
Untuk menjaga kenyamanan dan tetap hangatnya tempat berlindung serta menghindari cepatnya penurunan daya tahan tubuh, perhatikan hal berikut ;- Dirikan bivak yang terlindung dari terpaan angin, jangan dirikan bivak di tempat yang terbuka dari terpaan angin.
- Dirikan bivak pada tempat yang kering dan rata, untuk daerah yang lembab, buatlah para - para yang kokoh. Jangan dirikan bivak di lereng gunung atau lembah.
- Dirikan bivak di bawah kerindangan pohon yang tembus sinar matahari. Jangan dirikan di bawah pohon yang rapuh dan lapuk.
- Pada situasi bivak yang permanen, usahakan dirikan pada daerah yang dekat dengan sumber air.
- Jangan dirikan bivak terlalu dekat dengan dialiran sungai ataupun pada jalur lintas binatang.
- Jangan pernah lupa untuk membuat parit di sekitar bivak yang anda dirikan, sehingga ketika hujan turun anda dapat tetap merasa nyaman.
Label:
Tekspram
Senin, 23 Desember 2013
ADIWIYATA SCOUT CAMP 2013
Minggu-Senin tertanggal 22-23 Desember 2014 Gerakan Pramuka SMPN 1 Gondanglegi mengadakan Perkemahan Akhir Semester 1. Dimana kegiatan tersebut bertajuk Adiwiyata dengan nama "Adiwiyata Scout Camp" atau Perkemahan Adiwiyata untuk kali pertama karena di perkemahan akhir semester 1 sebelumnya kegiatan di gelar dengan konsep secara umum sesuai standar perkemahan. ASC (begitulah istilah singkat yang digunakan untuk Adiwiyata Scout Camp) secara umum dilaksanakan mengikuti Program semester Gugus Depan namun secara khusus dilaksanakan dalam rangka mensukseskan program sekolah Adiwiyata yakni sekolah berbasis lingkungan sehat. Aktifitas yang ada didalam kegiatan ASC pun tak jauh dari materi Adiwiyata atau lingkungan hidup tetapi tetap di permak dalam nuansa kepramukaan seperti : Yell Adiwiyata, Kampanye Cinta Lingkungan, Poster Adiwiyata, Bakti Sosial, Regu Teladan, memasak hingga materi berbasic Scouting. Dengan di usung dalam konsep lomba di alam terbuka diharapkan peserta dapat lebih dalam memaknai cinta alam dan kepedulian terhadap lingkungan sesuai dengan apa yang terkandung dalam Dasa Darma. Pada pelaksanaan pun peserta lebih terarah kepada lingkungan sehingga dalam diri peserta tertanam rasa mencintai dan memiliki sekolah, dengan adanya rasa memiliki dan mencintai maka peserta akan lebih menjaga kelestarian lingkungan di sekolah. Dan baru di Perkemahan kali inilah peserta dimanjakan dengan tambahan fasilitas A1 alias "makan". Pada perkemahan - perkemahan sebelumnya untuk kebutuhan makan peserta,
panitia tidak menanggung jadi peserta memasak untuk kebutuhan pribadi secara mandiri. Panitia hanya menyediakan fasilitas listrik untuk
peralatan masak. Walaupun pada perkemahan ASC kali ini peserta tinggal mengambil jatah makan akan tetapi peserta tetap ada kesempatan untuk belajar masak secara mandiri walaupun dilakukan secara masal. fasilitas lain yang diperoleh peserta adalah piagam, dan medali kejuaraan tentunya bagi peserta yang berhasil mengikuti seluruh rangkaian kegiatan lomba dengan prestasi terbaik. Juara ASC edisi pertama ini di raih oleh Regu Harimau dan Regu Rosela. kepada mereka yang juara Kepala SMP N 1 Gondanglegi selaku Ka.Mabigus banyak memberikan apresiasi positif atas prestasi keduanya. Dalam arahan beliau pada saat pemberian Medali kejuaraan peserta yang lain diharapkan dapat menunjukkan prestasi terbaik di sekolah baik akademis maupun non akademis.
Label:
aktivitas,
Competition
Langganan:
Postingan (Atom)
Like me
Category
- aktivitas (25)
- Berita (3)
- Competition (23)
- Info (2)
- Lagu (5)
- Profile (3)
- Program Kegiatan (4)
- sejarah (3)
- Tekspram (18)
Blog Archive
-
▼
2015
(24)
-
▼
Mei
(13)
- Kreasi Lagu Pramuka
- Kreasi Lagu Pramuka
- Kreasi Lagu Pramuka
- Bivak Alami SOS COM III
- Yell Yell SOSCOM III
- Check Sound Kreasi Lagu SOSCOM III
- Rekaman Lagu Sederhana, SOSCOM III
- Masih Belum Utuh
- Kreasi Outbond SOSCOM III
- Technical Meeting SOSCOM
- Panjang Umur Kakak
- <!--[if gte mso 9]> 800x600 <![endif]--> <!-...
-
▼
Mei
(13)
Followers
Box Message
Popular Posts
-
Minggu 17 Mei 2015 – Pagi itu Sherin, Wahyu dan Poppy peserta yang menyanyikan lagu untuk Kreasi Lagu Pramuka tengah bersiap diri untuk...
-
AYO PRAMUKA C = Do Cipt : Kak ...
-
OH PRAMUKA C = Do Cipt : Kak A...
-
PRAMUKA JAYA G = Do Cipt : Kak David / Kak ...
-
Nama dan logo Pramuka Garuda di negara lain ini mencoba memberikan daftar nama atau sebutan dan logo atau lambang Pramuka Garuda yang te...
-
18 April adalah tanggal lahir Pramuka kebanggaan SMP N 1 Gondanglegi, Spensagi. Peringatan lahirnya Spensagi Scout ini diwujudkan dal...
-
The Black Yellow Scout itulah panggilan keren dari pramuka SMP N 1 GONDANGLEGI (SPENSAGI). Pramuka di SPENSAGI sebenarnya sudah lama sek...
-
LEBAH ITU LEBIH HEBAT DARI PAKAR MATEMATIKA Sobat sekalian, lebah termahsyur sebagai makhluk kecil yang “jenius”. Sebagai hewan, leba...























