Sabtu, 19 Februari 2011

16 Arah Mata Angin dan Kompas

16 arah mata angin dan kompas menjadi salah satu keterampilan kepramukaan yang sekaligus menjadi salah satu Syarat Kecakapan Umum. Mengetahui, dapat menyebut, dan dapat menunjukkan 16 arah mata angin dengan menggunakan kompas merupakan kecakapan umum yang menjadi syarat bagi calon penggalang ramu dan penggalang rakit.
Arah mata angin atau sering disebut sebagai mata angin dalam bahasa Inggris disebut sebagai cardinal directions atau cardinal points. Mata angin mempunyai pengertian sebagai panduan untuk menentukan arah. Cara menyatakan jumlah arah mata angin berbeda-beda, ada yang menyatakan dalam empat arah mata angin, delapan arah mata angin, 16 (enam belas) arah mata angin, hingga 32 arah mata angin.
Pada 16 arah mata angin, selain disebutkan dengan namanya, ke-16 arah mata angin pun dapat disebutkan dengan besaran derajat yang membentuk sebuah lingkaran dengan 3600 yang dimulai dengan 00 pada titik utara dan diakhiri dengan 3600 pada titik utara lagi.

Sewaktu siaga para pramuka telah dikenalkan dengan 8 arah mata angin yang meliputi Utara (0atau 3600); Timur Laut (450) Timur (900); Tenggara (1350); Selatan (1800); Barat Daya (2250); Barat (2700); dan Barat Laut (3150). Untuk keterampilan para pramuka penggalang dikenalkan dengan 16 arah mata angin.

kompas
huruf dan angka pada dial kompas yang menyatakan arah dan derajat
(Gambar: commons.wikimedia.org)
K-16 arah mata angin beserta besar derajatnya yang harus diketahui oleh para pramuka penggalang untuk dapat menyelesaikan Syarat Kecakapan Umum Penggalang Ramu dan Penggalang Rakit adalah sebagai berikut:

No Nama Indonesia Sing. Nama Inggris Sing. Besar Derajat
1
Utara
U
North
N
 00 atau 3600
2
Utara Timur Laut
UTL
North Northeast
NNE
022.50
3
Timur Laut
TL
Northeast
NE
450
4
Timur Timur Laut
TTL
East Northeast
ENE
67.50
5
Timur
T
East
E
900
6
Timur Menenggara
TM
East Southeast
ESE
112.50 
7
Tenggara
TG
Southeast
SE
1350 
8
Selatan Menenggara
SM
South Southeast
SSE
 157.50
9
Selatan
S
South
S
 1800
10
Selatan Barat Daya
SBD
South Southwest
SSW
 202.50
11
Barat Daya
BD
Southwest
SW
 2250
12
Barat Barat Daya
BBD
West Southwest
WSW
 247.50
13
Barat
B
West
W
 2700
14
Barat Barat Laut
BBL
West Northwest
WNW
 292.50
15
Barat Laut
BL
Northwest
NW
 3150
16
Utara Barat Laut
UBL
North Northwest
NNW
 337.50

Agar lebih jelas perhatikan gambar berikut:

16 arah mata angin
16 arah mata angin dengan bahasa Indonesia (kiri) dan Inggris (kanan)

Menentukan 16 Arah Mata Angin dengan Kompas

Bukan sekedar dapat menghafal dan menyebutkan ke-16 arah mata angin belaka. Bagi calon pramuka penggalang rakit selain menyebutkan juga harus dapat menunjukkan 16 arah mata angin dengan menggunakan kompas. Bagaimana cara menunjukkan 16 arah mata angin dengan menggunakan kompas?.

Untuk dapat menunjukkan arah mata angin musti dapat menggunakan kompas secara dasar. Menggunakan kompas untuk mencari arah mata angin bisa menggunakan salah satu diantara dua cara berikut:
  1. Cara Pertama: Letakkan kompas di atas permukaan yang datar. Tunggu sebentar hingga jarum kompas tidak bergerak. Maka jarum tersebut akan menunjukkan arah utara magnet (0atau 3600). Untuk mengetahui arah-arah lainnya, perhatikan dial kompas (permukaan tempat angka dan huruf). Angka-angka dan garis dalam dial tersebut merupakan besaran derajat yang dapat menunjukkan arah. Sehingga ketika hendak mencari arah Barat Barat Laut, cari saja angka 292.50 atau garis yang mewakili angka tersebut. Sebaliknya jika hendak mengetahui sebuah obyek berada di arah mana, lihat obyek tersebut tepat berada di angka atau garis berapa dalam dial kompas. 
  2. Cara kedua, jika menggunakan kompas bidik: Pegang kompas secara mendatar dan tenang. Bidik sasaran melalui Visir, melalui celah pada, kaca pembesar, setelah itu miringkan kaca pembesar kira-kira bersudut 500 dengan kaca dial. Lihat angka dan garis yang menyatakan derajat pada dial. 
Itulah kompas dan 16 arah mata angin, nama 16 arah mata angin dalam bahasa Indonesia dan Inggris, besar derajat 16 arah mata angin serta cara menunjukkan arah mata angin dengan menggunakan kompas. Semoga pembahasan tentang teknik kepramukaan ini bermanfaat.

Sabtu, 02 Oktober 2010

Warming Up, Wajib LBB Setiap Latihan

Baris berbaris adalah salah satu kegiatan wajib yang dilakukan setiap latihan Ekstrakurikuler Pramuka. Kegiatan Ekskul wajib ini berlaku kepada seluruh siswa kelas VII.
Setiap hari sabtu jam 12.00 WIB kegiatan ekskul pramuka pun dimulai, dimulai dengan apel pembukaan latihan, warming up alias pemanasan wajib baris berbaris untuk melatih kedisiplinan dan tanggung jawab para peserta didik, selanjutnya masuk kegiatan inti yakni penyampaian materi yang biasanya di lakukan kelas atau pun di luar kelas namun paling banyak luar kelas mengingat basic kegiatan kepramukan di alam terbuka. Selanjutnya warming down, tepuk dan menyanyi kemudian closing kegiatan dengan apel penutupan latihan.

Selasa, 31 Agustus 2010

Mascot Lebah (Bee's Scout)




Lebah adalah Mascot Pramuka SMPN 1 Gondanglegi, berwarna hitam dan kuning sesuai dengan nama aliasnya The Black Yellow Scout, dari mascot inilah kemudian muncul nama alias lain Bee's Scout.
“Kenapa lebah??”
Sobat sekalian, lebah termahsyur sebagai makhluk kecil yang “jenius”. Sebagai hewan, lebah madu hidup berkoloni dalam sarang yang mereka buat dengan cermat dan telitinya. Tiap sarang terdapat ribuan kantung berbentuk segi enam yang dibuat untuk menyimpan madu. Tapi mengapa para lebah tersebut membentuk kantung berbentuk segi enam???
Para ahli matematika pun mencari jawaban atas pertanyaan ini. Setelah melakukan perhitungan yang panjang, mereka menemukan jawabannya. Bahwa cara terbaik membuat gudang simpanan dengan kapasitas banyak menggunakan bahan yang irit adalah dengan membuat dinding berbentuk segi enam. Karena menurut mereka, bila lebah membangun kantung sarangnya dengan bentuk persegi atau tabung, akan banyak celah kosong diantara kantung satu dengan yang lainnya.
Lebih dari itu sedikit madu yang dihasilkan jika lebah membangun kantung penyimpanannya selain berbentuk segi enam. Selain itu para ahli matematika menyadari satu hal yang penting. Bahwa keliling dari semua bentuk geometris yang paling kecil adalah segi enam atau nama lainnya “HEKSAGONAL”
Keistimewaan
  1. Lebah madu telah bertahan hidup sekitar 30 juta tahun.
  2. Ini adalah satu-satunya serangga yang memproduksi makanan yang dimakan oleh manusia.
  3. Lebah madu merupakan serangga ramah lingkungan, perannya sangat penting sebagai pembantu penyerbukan bunga.
  4. Mereka adalah serangga dengan nama ilmiah – Apis Melifera.
  5. Mereka memiliki 6 kaki, 2 mata, dan 2 sayap, sebuah kantong nektar, dan perut.
  6. Lebah madu mengepakkan sayap (lebih dari) 11.400 kali per menit, sehingga membuat mereka terdengar suara seperti zzz zzzz.
  7. Lebah madu dapat terbang hingga enam mil, dengan kecepatan 15 mil per jam. Lebah madu harus terbang sekitar 90.000 mil (tiga kali mengelilingi dunia) untuk membuat satu setengah kilo madu.
  8. Rata-rata lebah madu akan benar-benar membuat hanya satu dari kedua belas sendok teh madu dalam hayatnya.
  9. Akan memakan waktu sekitar 556 pekerja untuk mengumpulkan 1 setengah kilo madu dari sekitar 2 juta bunga.
  10. Hanya butuh satu rasa madu untuk bahan bakar jalan bagi si lebah pekerja dalam mencari madu -yang hampir mengelilingi dunia-
  11. Lebah madu hinggap 50 sampai 100 koleksi bunga selama perjalanan mencari madu.
  12. Satu koloni lebah terdiri dari satu 20000-60000 lebah pekerja dan satu ratu lebah madu.
  13. Lebah madu pekerja adalah betina, tinggal 6 sampai 8 minggu dalam melakukan semua pekerjaannya.
  14. Ratu lebah madu hidup sekitar 2-3 tahun dan kerjanya hanya bertelur. PAling sibuk dimusim panas, dan dapat bertelur hingga 2500 telur per hari.
  15. Pejantan lebah madu yang disebut drones, dan mereka tidak bekerja sama sekali, karena tidak memiliki alat, yang mereka lakukan hanya perkawinan.
  16. Setiap koloni lebah madu mempunyai bau yang unik untuk mengidentifikasi masing-masing anggotanya.
  17. Lebah madu pekerja hanya akan menyengat jika meraka merasa terancam, dan mereka akan mati bersamaan dengan menyengat. Ratu lebah madu juga mempunyai penyegat, tapi tidak meninggalkan sarang lebah, karena untuk menjaga bertahan.
  18. Diperkirakan 1100 sengatan lebah madu dapat mengakibatkan kematian.
  19. Lebah madu berkomunikasi satu dengan yang lainnya dengan “menari”.
  20. Selama musim dingin, lebah madu memakan madu yang mereka kumpulkan sendiri pada musim panas. Pada musim dingin juga mereka membentuk kelompok ketat dalam sarang lebah untuk menjaga ratu sendiri dan hangat.


Sabtu, 28 November 2009

Kiasan Dasar Gerakan Pramuka

Kiasan Dasar adalah alam pikiran yang mengandung kiasan (gambaran) sesuatu yang disanjung dan didambakan. Kiasan Dasar dalam Gerakan Paramuka diambil dari romantika sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Oleh karena itu, kiasan ini mengambil hal-hal yang terkait dengan sejarah perjuangan bangsa Indonesia, baik pada masa lalu maupun perjuangan pembangunan pada masa sekarang. 
Kiasan Dasar, digunakan sebagai salah satu unsur terpadu dalam pendidikan kepramukaan. Penggunaannya dimaksudkan untuk mengembangkan imajinasi, sesuai dengan usia dan perkembangan peserta didik sehingga sehingga akan mendorong kreatifitas dan keikutsertaan peserta didik dalam  setiap kegiatan pendidikan kepramukaan. Juga difungsikan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air karena dilaksanakan berdasarkan sejarah dan budaya bangsa Indonesia.

Romantika Perjuangan Bangsa Indonesia 

Pada masa lalu perjuangan bangsa Indonesia masih bersifat kedaerahan, sehingga mengalami banyak kegagalan dan secara bergantian negara kita dapat dijajah oleh bangsa asing. Perjuangan dan pemberontakan bangsa Indonesia muncul di mana-mana, tetapi hasilnya percuma saja, karena belum adanya persatuan dan kesatuan bangsa.

Kiasan Dasar Pramuka dari Romantika Perjuangan Bangsa

Romantika sejarah perjuangan bangsa Indonesia telah mendasari kepramukaan di Indonesia. Termasuk dalam penggunaan berbagai istilah di kepramukaan. Berikut ini adalah contoh kiasan dasar jenjang keanggotaan dalam Gerakan Pramuka yang didasarkan pada periodesasi perjuangan bangsa Indonesia.
  • Jenjang keanggotaan pramuka paling awal dinamakan SIAGA. Siaga merupakan anggota pramuka berusia 7 - 10 tahun. Kelahiran Budi Utomo pada tanggal 20 Mei 1908 menjadi tonggak Kebangkitan Nasional. Ini pun menandai dimulailah perjuangan baru, perjuangan MENYIAGAKAN  rakyat. 
  • Jenjang keanggotaan pramuka setelah siaga adalah Penggalang, yaitu usia 11 - 15 tahun dinamakan PENGGALANG. Sumpah  Pemuda pada tanggal  28  Oktober  1928 menjadi salah satu tonggak sejarah dalam upaya  PENGGALANGAN persatuan dan kesatuan bangsa yang dipelopori oleh para pemuda-pemudi di seluruh Indonesia.
  • Jenjang keanggotaan pramuka selanjutnya adalah Penegak, yaitu pramuka berusia 16-20 tahun. Penegak sendiri diambil dari kata "Tegak" dimana perjuangan bangsa Indonesia akhirnya membawa hasil dengan TEGAKNYA Negara Kesatuan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1945. 
  • Jenjang keanggotaan selanjutnya adalah Pandega, yaitu pramuka dengan usia 21-25 tahun. Tegaknya Negara Republik Indonesia harus dilanjutkan dengan perjuangan dalam mengelola atau MEMANDEGANI negara Indonesia di bidang pembangunan. 
  • Pembina Pramuka adalah pramuka dewasa usia 25 tahun lebih yang terlibat aktif di Gugusdepan sebagai pendidik dan pembimbing adik-adik anggota muda pramuka. Pembangunan fisik maupun non fisik perlu terus di-BINA dan dikembangkan dalam rangka mengantarkan bangsa Indonesia menuju kemajuan dan kemakmuran.

Penggolongan dan tingkatan Tanda Kecakapan Umum dalam Gerakan Pramuka pun dapat dilandasi dengan kiasan dasar. Dengan berdasarkan masa perjuangan bangsa Indonesia itu, tingkatan Kecakapan Umum Pramuka dapat dinyatakan: 
  • Tingkatan SKU Pramuka Siaga terdiri atas Mula, Bantu, dan Tata; DIMULAI dengan pembangunan yang membutuhkan BANTUAN dan kesadaran yang tinggi dan membutuhkan PENATAAN yang baik. 
  • Tingkatan SKU Pramuka Penggalang terdiri atas Ramu, Rakit, dan Terap; pembangunan diawali dengan MERAMU (bahan) yang ada, kemudian kita RAKIT (susun) setelah itu baru kita TERAPKAN (praktekan). 
  • Tingkatan SKU Pramuka Penegak terdiri atas Bantara dan Laksana;  pembangunan  tersebut kemudian  membutuhkan BANTARA-bantara (ajudan, pengawas, kader) pembangunan yang kuat, baik, terampil dan bermoral yang sanggup MELAKSANAKAN pembangunan bangsa. 
  • Tingkatan SKU Pramuka pandega;  setelah  pembangunan  itu  berhasil  maka  perlu  yang MEMANDEGANI (mengelola, memanage) pembangunan tersebut. 
Itulah contoh penerapan kiasan dasar pramuka yang diambilkan dari romantika sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Pelaksanaan kiasan dasar haruslah menantang, menyenangkan, dan menarik bagi peserta didik namun juga harus memperhatikan usia, tradisi, dan kondisi psikologis anggota pramuka tersebut.

Kamis, 20 Agustus 2009

Tanda Umum dalam Gerakan Pramuka

Tanda Umum dalam Gerakan Pramuka merupakan tanda-tanda pengenal dalam Gerakan Pramuka yang dikenakan secara umum oleh semua anggota Gerakan Pramuka baik anggota puteri maupun putera, pada pakaian seragamnya, untuk mengenalkan seorang Pramuka sebagai anggota Gerakan Pramuka dan Gerakan Kepramukaan Sedunia.
Tanda Umum merupakan bagian dari Tanda Pengenal dalam Gerakan Pramuka di samping Tanda Satuan, Tanda Jabatan, Tanda Kecakapan, dan Tanda Penghargaan. Pengadaan dan tata cara penggunaan Tanda Umum telah diatur dalam Keputusan Kwartir Nasional Nomor 055 Tahun 1982 Tentang Petunjuk Penyelenggaraan Tanda Pengenal Gerakan Pramuka dan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 059 Tahun 1982 Tentang Petunjuk Penyelenggaraan Tanda Umum Gerakan Pramuka.
Tanda-tanda umum ini dikenakan di seragam pramuka oleh setiap anggota Gerakan Pramuka baik putra maupun putri. Di samping itu, pengenalan terhadap Tanda Umum Gerakan Pramuka menjadi salah satu syarat dalam SKU Penggalang Ramu.

Macam, Bentuk, dan Pemakaian Tanda Umum

Macam, bentuk, dan tata cara pemakaian Tanda Umum Gerakan Pramuka adalah sebagai berikut:
  • Tanda Tutup Kepala
    Tanda Tutup Kepala adalah tanda yang dikenakan pada tutup kepala (baret, peci, atau tutup kepala lainnya) yang dipakai oleh seorang anggota Gerakan Pramuka. Bentuk Tanda Tutup Kepala adalah sebagai berikut:

  • Setangan Leher
    Setangan leher adalah  kain berbentuk segitiga sama kaki dengan salah satu sudut bersudut 90 derajat dengan warna merah dan putih yang dilipat sedemikian rupa. Setangan leher dikenakan melingkar di leher dengan kedua ujungnya menggantung di depan dada. Selengkapnya tentang setangan leher, baca: Setangan Leher Pramuka.
Setangan Leher Pramuka

  • Tanda Pelantikan
    Tanda pelantikan merupakan tanda yang diberikan kepada orang yang telah dilantik menjadi anggota Gerakan Pramuka. Tanda ini dikenakan di saku atau dada sebelah kanan baju pramuka (putra) atau pada kerah baju sebelah kanan seragam pramuka putri.
  • Tanda Kepramukaan Sedunia (WOSM)
    Tanda Kepramukaan Sedunia (WOSM) adalah tanda seseorang menjadi anggota Gerakan Kepramukaan Sedunia (World Organisation of Scout Movement). Tanda dikenakan pada dada sebelah kiri pada pakaian seragam pramuka putra atau kerah baju sebelah kiri pada seragam pramuka putri.
  • Tanda Harian
    Tanda Harian adalah tanda yang dikenakan pada pakaian selain seragam harian yang menyatakan sebagai anggota Gerakan Pramuka atau anggota Kepramukaan Sedunia.

Sebagai bagian dari tanda pengenal Gerakan Pramuka, sudah selayaknya, setiap anggota pramuka mengenali dengan benar masing-masing tanda umum Gerakan Pramuka ini. Semoga artikel sederhana mengenai tanda umum ini dapat mewujudkan itu.
SPENSAGI SCOUT © 2008 Template by:
SkinCorner