Jumat, 27 Juni 2014

Kenangan Alm. Bapak Agus Edy Santoso



   Sepeninggal Kak Agus kegiatan Pramuka di SMPN 1 Gondanglegi tetap berjalan seperti rutinitas hari – hari latihan sebelumnya. Hanya saja tidak ada senyum ramah yang khas menyambut aktifitas adik – adik dewan galang, adik – adik kelas VII peserta kelas actual ekskul pramuka dan yang paling terasa adalah sambutan untuk kedatangan kakak Pembina. Biasanya saat datang beliau menyambut dengan sapaan salam pramuka, berdiri tegak sambil tersenyum, “Salam Pramuka, hehehehe”. Sapaan akrab seperti itu sering sekali beliau lakukan di saat berjumpa dengan kakak Pembina, alumni pramuka spensagi mania, dan adik – adik penggalang dimanapun dan kapanpun. Canda gurau dan tawa beliau yang kadang masih sering teringat di benak keluarga besar Pramuka SMPN 1 Gondanglegi. Terlebih kesabarannya yang membuat para adik didiknya merasa sungkan dan sungkem kepada beliau baik saat mendampingi kegiatan maupun di kelas. Bagi Pramuka, dimanapun dan kapanpun Spensagi Scout bergiat beliau selalu hadir dan menyempatkan untuk menyapa, bertanya kabar adik – adik, kegiatan, keperluan, keluh kesah serta tak jarang beliau memberi motivasi, nasehat dan perhatian untuk adik – adik.

Selasa, 10 Juni 2014

Selamat Jalan Bapak Pramuka Spensagi


 

Innalilahi wainnaillahi rojiun,
Telah berpulang ke Rahmatullah, Kakak Pembina kita kak Agus Edy Santoso dan selaku guru kesenian di SMPN 1 Gondanglegi
Pada Tanggal : 9 Juni 2014
Pukul : 04.30 WIB
Tempat : Rumah Kak Agus , Kab Malang, Jawa Timur.


Jumat, 07 Februari 2014

Berdirinya "THE BLACK YELLOW SCOUT"

The Black Yellow Scout itulah panggilan keren dari pramuka SMP N 1 GONDANGLEGI (SPENSAGI). Pramuka di SPENSAGI sebenarnya sudah lama sekali berdiri, tapi sempat vakum beberapa saat. Tapi dimulai dari ditawarinya Kak Nanda dan temannya yang notabene adalah alumni dari SPENSAGI sendiri menjadi pelatih pramuka oleh Kepala Sekolah yang waktu itu adalah Bapak Eddy Rahardjo, M.Si. Pada waktu itu ternyata teman Kak Nanda tidak bisa untuk ikut melatih karena kesibukannya. Yang pada akhirnya Kak Nanda mengajak Kak Elis yang juga alumni dari SPENSAGI untuk menggantikannya. Puji syukur….. tepatnya pada tanggal 18 April 2008, Kak Nanda dan Kak Elis resmi menjadi pelatih pramuka SPENSAGI yang pembina gugusnya waktu itu adalah Bapak Drs. Anshori (Alm). Dan pada tanggal itu pun yang dijadikan tanggal dimana pramuka SPENSAGI lahir kembali. Setelah berjalan beberapa waktu, di rasa pramuka SPENSAGI kurang lengkap tanpa adanya pelatih putra. Dan pada bulan juli Kak Nanda dan Kak Elis mengajukan pada Kepala Sekolah untuk menambah 1 pelatih putra dan mengajukan nama Kak Andik didalamnya yang notabene juga alumni dari SPENSAGI. Ternyata Kepala Sekolah menyetujui, dan bergabunglah Kak Andik dalam keluarga pramuka SPENSAGI. Istilah The Black Yellow Scout adalah karena pramuka kita SPENSAGI yang selalu identik menggunakan atribut berwarna hitam dan kuning. Pemilihan warna tersebut juga memiliki arti yakni kuning adalah kejayaan dan hitam adalah keabadian. Sehingga harapannya adalah The Black Yellow Scout kejayaannya akan terus abadi. The Black Yellow Scout juga memiliki banyak kebanggaan yang digagas oleh 3 pelatih yakni Kak nanda, Kak Elis, dan Kak Andik. Ciri khas yang selalu menggunakan atribut hitam dan kuning sehingga di sebut dengan The Black Yellow Scout. Nama pangkalan Ir. Soekarno – Fatmawati. Nama regu putra Rajawali dan putri Matahari yang disingkat (Pratu Rajata-Rajati) Maskot dengan gambar Lebah Lambang pramuka Spensagi yang bergambarkan Burung Rajawali yang melebarkan sayapnya dan didadanya terdapat bunga Matahari.

Senin, 27 Januari 2014

SAATNYA BERLATIH (SOS.COM II)



Minggu – 19/1/2014. Baru di hari minggu tertanggal 19 Januari Spensagi mulai bersiap dan berlatih dalam menghadapi laga SOS.COM II setelah sehari sebelumnya mendapat acc dari Ka.Mabigus. Memang tergolong terlambat untuk bersiap, tetapi pasukan The Black Yellow Scout tetap harus berlatih untuk laga SOS.COM II. Kompetisi kali ini Spensagi akan berlaga dalam 1 pasukan yang terdiri dari 4 regu. Terbanyak kedua setelah sebelumnya (masih Gelora Wabata II) Pasukan Bee’s Scout  berkolaborasi dalam 5 regu (2 pa, 3 pi). Adapun materi – materi yang dilombakan dalam SOS.COM II kali ini adalah Blog Pramuka, Toga(1), Pionering(3), Klompen Gede(3), SMS(2), Karya Adiwiyata(2), Poster(3), Jurnalis(2), Cerdas Cermat(1),Fotografi(1) dan yang tak pernah ketinggalan Lomba Yell(7). Latihan pun dimulai jam 09.00 WIB di awali dengan warming up keliling lapangan sambil bernyanyi lagu-lagu kebanggaan. Berlanjut dengan pembagian tugas materi lomba. Selanjutnya berlatih sesuai dengan tanggung jawab materi masing-masing. Dalam proses latihan terbagi dalam 2 golongan materi yakni ruang dan lapangan. Di awali dengan materi ruang yang terbagi dalam 2 sesi masing-masing dengan akumulasi waktu ± satu jam. sesi pertama yakni Poster, jurnalis dan cerdas cermat. 1 jam berikutnya dilanjutkan dengan materi tali temali dan SMS alias Sandi, Morse dan Semaphore. Istirahat, sholat berjamaah (berdoa dulu biar lancar) dan makan (asiiiik-asiiiik). Terakhir hingga jam 3 sore yell-yell di tutup dengan refleksi Pembina evaluasi selama latihan berlangsung. Proses latihan ini akan berlangsung hingga persiapan puncak laga.

Sabtu, 11 Januari 2014

Selektif memilih, Jelang Kompetisi SOS.COM II



Spensagi akan kembali hadir dalam SOS.COM II yang diselenggarakan oleh Ambalan SMA N 1 Bululawang. Kegiatan ini sudah menjadi ajang langganan bagi Spensagi untuk diikuti, mulai dari Gelora wabata hingga beralih nama menjadi SOS.COM. Apalagi kilas balik Spensagi dalam ajang sebelumnya tidak pernah pulang dengan tangan kosong, membuat momentum dan semangat untuk berpartisipasi dalam ajang ini semakin besar. Namun demikian Spensagi tidak bisa lengah dan terlena dengan prestasi sebelumnya yang berhasil ditorehkan, tetap harus berkorban dan berjuang untuk bisa menjadi yang terbaik apalagi mengingat semakin bertambah tahun kompetisi ini semakin meningkat level dan semakin diminati oleh regu – regu berprestasi dari berbagai penjuru daerah. Pertanda bahwa semakin berat lawan yang dihadapi membuat Spensagi harus semakin termotivasi untuk terus menempa diri. Persiapan secara dini harus dilakukan lebih matang, meskipun tahun ini persiapn untuk peserta kusus kompetisi harus mundur karena banyaknya aktifitas sekolah yang tidak bisa ditinggalkan. Kendati demikian tidak menyurutkan Spensagi untuk bersiap dan harus siap, perlu pasang strategi dan teknik yang baik agar efektifitas dan efisiensi dalam latihan dapat maksimal (apalagi Pembina tidak bisa 100% turun lapangan mengingat kesibukan akan pekerjaan yang harus dipertanggungjawabkan). Pemilihan pasus (pasukan kusus alias regu inti) harus bisa lebih selektif, tentu ini bukan hal mudah karena tidak semua anggota didalamnya bisa di ajak bekerja sama, banyak hal yang menjadi pertimbangan pembina mulai kualitas SDM, minat dan bakat serta loyalitasnya. Diharapkan dengan batas – batas yang sudah menjadi standarisasi ini mampu menopang prestasi pramuka Spensagi (setidaknya bertahan).
SPENSAGI SCOUT © 2008 Template by:
SkinCorner